![]() |
Sore itu Gita sedang tidur di kamarnya.Kamarnya tidak terlalu luas tapi tertata rapi,dan semua temboknya berwarna pink.Pink adalah warna kesukaannya.Tiba-tiba handphone-nya berdering, melantunkan “Doushite Kimi Wo Suki Ni Natte Shimattan Darou”nya Tohoshinki. Dengan mata yang masih setengah watt,ia mengangkat telphonenya, “Ha..lo …” sahut Gita dengan perlahan setelah memencet salah satu tombol handphone.“Eh gila, sinting,nenek cerewet cepat bangun!!Aku mau ngomong ma kamu!” perintah Deni dengan kesal.“Ya....,ya...,bawel amat cieh!!Aku salah apa lagi??Kenapa kamu marah-marah??” tanya Gita.“Kamu kan yang menyebarkan gosip itu dan nyembunyiin tas aku??Ngaku deh!!” suruh Deni lagi.“Bukan!Aku gak ada nyebarin dan melakukan itu semua!” jawab Gita kesal.“Udah deh jangan bohong!!Sudah ada cewek yang ngasi tuhu aku,kalau kamu yang nyebarin itu semua!!” Deni semakin kesal.” De,aku gak ada ngelakuin hal itu.Kamu pikir aku sebodoh itu??Aku gak mungkin ngelakuin hal yang udah jelas-jelas ngerugiin diri aku sendiri!!!” Gita membela diri.“Cewek itu udah ngasi tahu itu semua ke aku!Jadi jangan bohong lagi!” suruh Deni.“Ya udah kalo kamu gak percaya.Yang jelas aku sudah jujur sama kamu!Satu hal yang pasti aku gak pernah bohong ma kamu!! “ jawab Gita dengan nada lesu.“Dasar cewek tukang bohong!!Dan tolong jangan ganggu aku !!Aku gak mau digangguin sama cewek sinting,jelek,cerewet kayak kamu!!” Deni memarahi Gita.“Cukup De!!Aku capek ngomong sama kamu,dan tolong bilang ke cewek yang ngasi tahu kamu tu,kalau suka ambil aja sekalian dimakan juga boleh,tapi jangan kayak gini caranya nuduh aku yang gak bener!!” jawab Gita dan menutup telphonenya.“Halo.... Halo... Ta... Halo....” Deni kesal.
Setelah menutup telphonenya Gita menangis.Dia sedih dituduh yang tidak-tidak oleh Deni.Dia gak ngerti kenapa semuanya jadi seperti ini.Padahal di sisi lain dia sebenarnya sudah mulai suka sama Deni.Gita bingung kenapa di saat dia menyadari perasaannya,hubungannya dengan Deni sedang tidak baik.Gita menangis terus sampai ia tertidur lagi.Sedangkan Deni kebingungan di rumahnya,sambil menggerutu,“Bego.... Bego.... Bego.... Kenapa aku bilang seperti itu tadi ya???Padahal bukan itu yang aku mau bilang tadi” gerutu Deni.“Aduh,kayaknya aku harus nyuruh Rio ke rumahku sekarang!!Benar,aku harus telpon Rio sekarang!!” gumam Deni.Dengan segera ia menelphone sahabatnya itu.Tililit…. Tililit…. Tililit…. Tililit…. Tililit…. Tililit…. Telefon rumah Rio berbunyi.Rio yang sedang menonton TV langsung mematikan Tvnya,kemudian mengangkat telfon.“Halo,,Ada apa Coy??Tumben nelfon.” Tanya Rio kepada Deni.“Aduh.. Gawat Coy!!!” suara Deni kayak dikejar anjing.“Gawat kenapa lagi???” tanya Rio kembali.“Pokoknya emergency!!Cepat kamu ke rumahku!!” Deni menyuruh Rio.“Sekarang??” tanya Rio heran.“Gak !tahun depan ... Ya iyalah sekarang,Dodol !!Buruan !!” pinta Deni gak sabaran.“Ya.. ya..!!Bawel amat... Lama-lama kamu mirip Gita!!” jawab Rio sambil bercanda.“Udah deh!!Cepetan!!” jawab Deni dan menutup telponnya.Kemudian Rio cepat-cepat ke rumah Deni dengan naik motor.
Di rumah,Gita masih sedih dan ketiduran.Dan ibunya terus memanggilnya dari tadi.“Ita... Ita....bangun...sudah sore!! Ta.. Bantuin ibu nyapu halaman dong!!” panggil ibunya.Ita adalah panggilan Gita kalau di rumah.Tapi Gita juga tidak bangun.Ibunya pun menjadi heran.Kemudian bertanya kepada Agus kakak sepupu Gita yang lagi asyik membaca komik di sofa.“Gus,ada apa dengan sepupumu itu??Apa dia lagi ada masalah??Biasanya kan dia cerita sama kamu.” tanya ibunya.“Setahu Agus sih nggak tante.Soalnya Ita belum ada cerita hari ini.” Agus menjelaskan kepada tantenya.“Kalau begitu,tolong kamu lihat ke kamarnya ya!!Tante takut terjadi sesuatu dengan dia.” pinta tantenya.“Baik tante,Agus akan lihat dia ke kamarnya,tapi setelah selesai baca ya!Nanggung lagi dikit” jawab Agus.“Ya udah.Tante mau nyapu halaman dulu.” tantenya mengingatkan.
Setelah lama menunggu,akhirnya Rio sampai di rumah Deni.Sesampainya di rumah Deni,ia memencet bel pintu rumahny.Ting..Tong..Bel rumah Deni berbunyi.Dengan segera ia membuka pintu rumahnya.“Masuk Yo!!Aku dah nunggu kamu dari tadi.” Deni menyuruh Rio.“Thanks.Sebenarnya ada apa sih???Emergency..emergency! Lebai mu ah..” Rio bertanya heran.“Duduk dulu dong!!” Deni mempersilahkan Rio Duduk.“Ya aku duduk.Cepet cerita!!” Rio gak sabar.“Jadi gini,tadi aku nelfon Gita buwat nembak dia.Tapi gak tahu kenapa,setelah aku ngomong sama dia,aku gak jadi nembak dia.Yang ada aku nuduh dia yang gak bener dan ngejek dia.”Cerita Deni ke Rio.“Oh... Jadi selama ini ceritanya kamu tuh sebenernya suka sama Gita.Tapi kamu gak berani bilang,,,gitu??Terus selama ini kamu bertengkar sama dia Cuma gara-gara itu toh..Dasar aneh!!!” jawab Rio sambil mentertawakan temannya itu di dalam hatinya.“Yupz..semua yang kamu tuduhin ke aku,bener semua.Ya,..., kamu tahu sendiri baru kali ini aku deket sama cewek,jadi maklumlah Yo!!Terus aku harus giman dong??” tanya Deni malu.“Ya..ya..aku ngerti.Berarti Gita hebat dong bisa bikin kamu suka sama dia??” Rio menggoda Deni.Dan menyanyikan lagu band Kerispatih sambil ketawa.“Dan untuk pertama...kali Deni suka sama cewek..Hwahahaa.” Rio bernyanyi dengan suara yang cempreng kayak piring jatuh. “Ember,...Udah deh Rio jangan ngeledek aku terus dong.Apa yang harus aku lakukan??” tanya Deni lagi.“Jalan satu-satunya,ya kamu minta maaf ke dia.Terus jelasin semuanya ke dia dan ungkapin perasaan kamu ke dia!!” Rio memberi saran.“Kapan??Besok??” dia bertanya lagi.“Ya.Terus sekarang kita pergi ke Mall membeli sesuatu buat kamu kasi ke Gita besok.Kebetulan besok kan Valentine’s day.” Rio mengajak Deni.“Bagus juga tuh!!Ayo kita pergi!!” Deni bersemangat.Kemudian mereka pergi ke mall naik motornya Rio.
Dan di waktu yang bersamaan Agus pun sudah sampai di kamar Gita.Kemudian membangunkannya.“Bangun Ta...udah sore!!Kamu dipanggil sama tante dari tadi.” Agus membangunkan Gita.“Eh kakak....Ita kira siapa.” Gita menjawab lemas.“Kamu kenapa lagi Ta??(sambil menyentuh dahi Gita) Kamu agak demam Ta.Bertengkar lagi sama Deni ya??Kamu kan sering kayak gini kalau habis bertengkar sama dia.” tanya Agus agak cemas.“Ya kak.Tadi Ita habis bertengkar sama dia.Aku gak ngerti apa maunya dia.Capek Ita bertengkar terus sama dia.Nelfon dateng-dateng marah.Sms juga kayak gitu.Terus nuduh aku yang gak bener.Gimana Ita gak sedih coba di gituin terus.” Gita menjelaskan.“Ya udah,gak usah itu dipikirin!Entar kalau dia merasa salah pasti minta maaf.Sekarang lebih baik kamu mandi.Ini sudah jam 17.30 .Anyaway besok kan Valentine’s Day,jadi habis mandi temenin kakak belanja ke Mall.Oke??” Agus menenangkan Gita.“Ya udah deh kak,Ita mandi dulu.Tenang aja pasti aku temenin kok.” Jawab Gita.Tak lama kemudian Agus dan Gita pamitan kepada ibunya Gita.Akhirnya mereka naik mobil pergi ke Mall.Setelah smapi di Mall Agus dan Gita membeli keperluan masing-masing.Ketika mereka keluar dari toko,Rio nggak sengaja melihat Gita jalan sama Agus.Ia pun segera memberi tahu Deni.“Lihat deh De!!Yang jalan sama Gita itu siapa??” tanya Rio heran.“Mana??Cowok yang disamping Gita itu??” Deni bertanya balik.“Iya.Yang mana lagi coba!” jawab Rio.“I don’t know.Ngapain merhatiin mereka??Kita pulang yuk!!” Deni menjawab sambil menarik tangan Rio.
Akhirnya Deni dan Rio pulang duluan.Berselang beberapa lama kemudian,Gita dan Agus juga pulang.Sesampainya di rumah Deni,Rio langsung pulang.Karena dia di suruh menjaga rumah oleh ibunya.Deni pun masuk ke dalam rumah dan melihat jam.Jam menunjukkan pukul 19.45.Ia langsung masuk kamar dan tidur.Sedangkan Agus dan Gita sampai di rumah pukul 20.05.Sama halnya dengan Deni,Gita pun langung masuk kamar dan tidur,tanpa berkata apa-apa kepada Ibu,ayah.dan kakaknya.Dan Agus ngobrol sebentar dengan keluarga Gita,kemudaian langsung tidur juga.
Keesokan harinya,pagi-pagi sekali Deni sudah berangkat ke sekolah.Sedangkan Gita berangkat agak siangan.Kemudian,Deni ke kelas Gita untuk mencarinya.“Dina,Gita mana??” tanya Deni pada Dina.“Ada apa kamu nyari dia??Tumben nyari dia pagi-pagi gini.Tapi sayang.Gita belum dateng.” Jawab Dina sedikit heran.“Kalau begitu,tolong bilang sama dia,nanti pulang sekolah aku tunggu dia di Taman deket rumahnya.Oh ya,happy Valentine’s Day ya...” pintanya.”Ya,sama-sama.Nanti aku sampaiin kok.” Jawab Dina.“Ya udah thanks ya.Aku harus ke kelas dulu.” Deni berterimakasih.Kemudian kembali ke kelasnya.
Tidak lama kemudian Gita sampai di kelasnya.Dia langsung ke mejanya untuk menaruh tas.Karena biasanya dia mampir dulu ke kelas lain nyari temannya baru ke kelasnya.Kemudian Dina menghampiri Gita untuk menyampaikan pesan dari Deni.“Ta,tadi Deni pagi-pagi bener kesini nyariin kamu.Kayaknya sih dia ada perlu sama kamu!” tutur Dina.“Ngapain monyet impoten tu nyari aku??Belum puas kemarin dah nuduh aku yang gak bener.” Gita kesal.“Kok kamu ngomong gitu??Kalian habis bertengkar ya??Heran deh aju sam kalian.Bertengkar terus kayak gak ada ujungnya.Bilang aja saling suka,gitu aja kok repot....hehehe.Anyway tadi nitip pesen buwat kamu!Dia bilang katanya pulang sekolah kamu ditungguin sama dia di taman dekat rumahnya kamu .Dan kamu harus datang.Happy Valentine’s Day ya...” jawab Gina sambil menggoda temannya itu.“Happy Valentine too.Ya kemarin sore aku habis bertengkar sama dia.Dasar cowok aneh.Bayangin aja Din,kemarin dia nelfon marah-marah,terus sekarang ngajakin ketemuan,aneh kan??” tanya Gita heran.“Ya juga sih.Tapi sebaiknya kamu temuin dia.Siapa tahu dia bermaksud baik.Kita kan gak tahu giman pikiran orang.Pada dasanya sih kalian berdua tu sama aja.Sama-sama anehnya.” Dina menjelaskan.Akhirnya bel pun berbunyi.Seluruh siswa SMA SUKA MAJU masuk kelas.Tidak ada acara khusus untukerayakan hari Valentine.Kegiatan masing-masing kelas tetap berjalan biasa,tidak terkecuali kelas Gita.Hari itu Gita dari jam mata pelajaran pertama sampai jam mata pelajaran ke 5,dia ulangan terus.Begitu juga di kelas Deni.Jam berganti demi jam,menit berganti menit,detik berganti detik.Akhirnya bel tanda pulang sekolah pun berbunyi.Seluruh siswa pun pulang sekolah
.Deni buru-buru pulang dan menuju taman dekat rumah Gita.Begitu pula dengan Gita,dia juga cepat-cepat pulang untuk menemui Deni.Akhirnya mereka datang ke taman berbarsamaan.“Hai.. Ta...” sapa Deni sedikit gugup.“Hai juga... Kata Dina kamu ada perlu sama aku.Kalau iya ngomong aja!! Aku sudah siap menerima segala kemarahan kamu.” jawab Gita sedikit tidak nyaman.“Ya udah aku akn ngomong.Tapi langkah baiknya kita duduk dulu.Sebelumnya Happy Valentie’s Day ya...” Deni bicara pelan.
Akhirnya mereka duduk berdua.Gita pun tidak tahu kalau Deni menyuruhnya dateng ke taman,karena dia ingin mengungkapkan perasaannya.Mereka berdua pun tidak tahu kalau Dina dan Rio mengintip mereka dibalik demak-semak.Deni pun mulai bicara,“Sorry Ta,,sebelumnya aku udah kasar sama kamu.Terus aku juga sudah nuduh kamu yang gak bener.Maafin aku!!Dan aku tahu kamu pasti marah sama aku. Sebenernya sedikit pun aku ga bermaksud seperti itu.Tapi gak tahu kenap setiap aku nelfon kamu malah itu yang keluar dari bibir aku.Aku seperti itu,karena aku...aku...” jawab Deni gugup dan terbata-bata.“Aku kenapa De??Ngomong aja!!Aku gak akan marah kok...Dari dulu apa pun yang kamu lakuin,aku gak pernah marah sama kamu.Jadi ngomong aja.” desak Gita.Dan sepertinya dia tahu apa yang mau dibilang sama Deni.Dia harap-harap cemas menant.“Oke aku akan jujur.Sebenernya aku suka dan sayang sama kamu.Dan aku bersikap seperti itu karena aku takut bilang sama kamu.Aku tahu mungkin ini kedengerannya aneh,tapi maukah kamu jadi cewekku???” tanya Deni malu.“Tapi dulu kamu bilang,kalau kamu benci sama aku.Kamu gak bercanda kan???” tanya Gita kembali.“Gak,aku gak bercanda kok.Dulu tuh aku bohong sama kamu.Dan kali aku serius!! Gimana mau gak??” Deni bertanya gak sabaran.“Sebenarnya dari dulu aku juga sayang sama kamu.Kamunya aja yang gak pernah menyadarinya.” jelas Gita.“Jadi kamu mau jadi cewek aku??” dia bertanya senang.“Iya.Tapi awas aja kamu selingkuh dan nyakitin aku lagi.Aku akn marah beneran sama kamu!!!” tegas Gita.“Ya.. ya aku janji.Aku gak akan kayak gitu.Ini utuk kamu(sambil memberi boneka Dolfin warna pink dan ice cream)!Itu hadiah Valentine dari aku.Aku tahu kamu tidak suka coklat.Makanya aku kasi ice cream aja.” Deni berjanji dengan wajah yang bahagia.“Thank you.Tahu aja kalau aku suka ice cream.” Gita berterima kasih.
Tiba-tiba Rio dan Gina muncul dari semak-semak.Dan merekan pun pulang bersama.Di perjalanan pulang mereka tidak berhenti menggoda Deni dan Gita yang baru jadian.Begitulah akhir cerita dari pertengkaran Gita dan Deni selama ini.Ternyata dari pertengkaran bisa mendatangkan cinta dan kasih sayang antar sesama manusia.Jika kamu suka sama orang jujurlah pada orang yang kamu suka.Dan terimalah orang itu apa adanya.Ingat tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.Hanya tuhan yang sempurna.

0 komentar:
Posting Komentar